Pentingnya Vaksin Pentabio Bagi Anak

Vaksinasi atau  imunisasi merupakan hal penting yang harus didapatkan oleh setiap anak. Vaksinasi merupakan proses pemberian vaksin ke tubuh seseorang yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kekebalan pada tubuh terhadap penyakit-penyakit tertentu. Ada banyak jenis vaksin yang diberikan untuk anak, salah satunya yaitu vaksinasi pentabio. Vaksinasi ini terdiri atas 5 jenis vaksin yang tujuannya untuk mencegah penyakit-penyakit berbahaya yang dapat menyerang si kecil. Imunisasi pentabio ini dilakukan dalam otot paha atas di bagian luar, menggunakan dosis sebesar 0.5 ml. Untuk jangka waktu pemberian vaksin pentabio ini dilakukan ketika anak berusia 2, 4 dan 6 bulan. Dan kemudian vaksin diberikan kembali pada saat anak sudah berusia 18 bulan – 3 tahun.

Pentingnya Vaksin Pentabio Bagi Anak

Mengenal Vaksin Pentabio

Vaksin pentabio merupakan jenis vaksin kombo, yang menggabungkan beberapa macam vaksin untuk diberika ke dalam 1 kali suntikan. Vaksin ini dapat menjadi solusi yang praktis jika anda tak menginginkan si kecil disuntik hingga berkali-kali. Ada 5 jenis vaksin yang diberikan ke dalam imunisasi pentabio yang bertujuan untuk mencegah penyakit-penyakit di bawah ini:

1. Difertii

Difteri merupakan salah satu jenis penyakit menular yang cukup berbahaya, bahkan sempat mewabah di Indonesia. penyakit ini dapat menyebabkan infeksi di bagian selaput lendir atau tenggorokan yang ada di saluran pernapasan. Awalnya penyakit ini akan sama seperti terkena pilek, batuk, maupun flu biasa, yang mana merupakan gejala amandel. Namun jika tidak segera ditangani dengan baik, infeksi ini bisa berkembang dengan cepat dan memicu kematian.

2. Pertusis

Pertussis adalah penyakit batuk rejan yang parah. Jika bayi mengalami infeksi ini, maka sangat dibutuhkan perawatan yang tepat. Jika tidak maka bisa memicu terjadinya komplikasi, apalagi penyakit ini sangatlah menular. Dampak dari komplikasi pertusis ini bisa menyebabkan dehidrasi, pneumonia, infeksi telinga, gangguan sistem syaraf, hingga gangguan syaraf otak.

3. Tetanus

Penyebab tetanus ini bisa disebabkan karena bakteri clostridium tetani yang biasanya berasal dari kotoran hewan. Bakteri ini dapat memicu infeksi saat masuk ke dalam tubuh melalui luka jika luka tersebut tidak dirawat dengan baik. bakteri yang masuk ke dalam tubuh ini akan menghasilkan sebuah racun yang cukup berhahaya bagi tubuh. Bahkan jika infeksi yang terjadi cukup parah, bisa menyebabkan penderitanya mengalami sulit bernapas, detak jantung sangat kuat, kejang otot, dan pneumonia.

4. Hepatitis B

Penyakit lainnya yang bisa dicegah dengan vaksin pentabio ini adalah hepatitis B. Virus hepatitis sangatlah menular dan dapat menyerang organ hati. Infeksi hepatitis B dapat terjadi dalam jangka waktu 6 bulan dan hanya menampakkan gejala ringan. Yang bahkan seringkali terlihat tak begitu serius. Namun saat melewati 6 bulan pertama, penyakit hepatitis tersebut dapat berkembang dengan cepat. Bahkan hepatitis B termasuk kategori penyakit infeksi kronis yang dapat bertahan hingga seumur hidup. Dan lebih parahnya lagi adalah hepatitis B dapat memicu komplkasi yang serius seperti kanker hati.

5. Influenza

Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus influenza dan menyebabkan berbagai gejala seperti flu, batuk, sakit kepala, demam dan lainnya. Saat bayi terkena flu, maka ini akan membuatnya semakin rewel, influenza akan sangan rentan saat dialami anak berusia 2 tahun. Meskipun terlihat bukan penyakit yang parah, namun jangan menganggap sepele. Influenza dapat menjadi penyakit yang serius ketika berkembang menjadi infeksi pneumonia. Untuk itulah pemberian vaksin influenza menjadi sangat penting.


Efek Samping Vaksin Pentabio

Meskipun baksin pentabio merupakan jenis imunisasi kombo, akan tetapi anda tak perlu khawatir tentang keamanan dari pemberian vaksin ini. Meskipun begitu ada beberapa efek samping yang biasanya dialami bayi saat pasca imunisasi:

1. Terjadi Bengkak Di Area Bekas Suntikan

Efek samping yang paling sering terjadi setelah pemberian vaksin adalah bengkak di sekitaran area bekas suntikan. Kondisi ini merupakan efek samping yang ringan dan wajar dialami si kecil. Sehingga ibu tak perlu terlalu panik. Anda bisa mengatasi bengkak dan kemerahan di area bekas suntikan dengan cara mengkompres dengan handuk yang direndam dengan air hangat sebelumnya. Kompres selama beberapa kali sampai bengkak tersebut menghilang.

2. Rewel

Kondisi ini sangat umum terjadi saat pasca imunisasi. Mengapa? Tubuh bayi akan merasakan ketidak nyamanan. Hal ini diakibatkan rasa sakit yang dirasakan pada bekas suntikan. Bahkan rasa sakit bekas suntikan ini bisa bertahan hingga 2 hari lamanya. Dan tentu saja ini akan menyebabkan bayi mudah menangis. Lakukan kompres pada bekas suntikan agar dapat meredakan sakitnya.

3. Demam tinggi

Sebenarnya, tak semua anak bisa mengalami demam tinggi setelah menjalani vaksin pentabio. Hanya pada beberapa kasus akan terjadi kenaikan suhu tubuh yang menyebabkan bayi cukup rewel. Untuk meredakan demam, anda bisa mengompres anak ataupun memberikannya paracetamol sehingga demamnya bisa segera menurun. Namun setelah kedua cara ini dilakukan tak membuat demam kunjung turun, maka segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan tepat.

Jika ibu masih ragu untuk mendapatkan vaksin pentabio pada anak, anda bisa mencoba berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu.

0 Response to "Pentingnya Vaksin Pentabio Bagi Anak"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel